Manfaat Buah Apel bagi Kesehatan.
Di Indonesia bahkan di dunia buah Apel merupakan buah yang sangat populer. Hal ini dikarenakan rasanya yang khas dan manis serta kandungan nutrisinya berkhasiat bagi kesehatan. Buah apel biasa dikonsumsi langsung. Meskipun ada yang menjadikannya sebagai jus apel, sebagai bahan membuat salad dan dibuat manisan. Buah Apel sangat kaya akan serat yang bisa membantu pencernaan. Mengkosumsi apel secara teratur dapat memberikan kesehatan yang baik bagi tubuh, dan bukan hanya serat yang ada di apel. Tapi, masih banyak beberapa manfaat yang lainnya untuk Kesehatan.
Memang Mengkosumsi Buah Apel sangat baik sekali, Tapi perlu di ketahui bahwa apel yang kita kosumsi harusnya adalah apel yang segar dan bebas dari bahan kimia agar manfaatnya maksimal terasa di tubuh kita. Dan berikut ini akan kami bahas secara singkat tentang apa saja Manfaat Buah Apel bagi Kesehatan.
Manfaat Buah Apel bagi Kesehatan
- Mengandung Serat. Satu apel ukuran sedang dengan kulitnya mengandung 5gr serat. Selain untuk menjaga metabolism Anda, serat juga membantu menurunkan berat badan, menurunkan kolesterol dan membantu tubuh Anda menyimpan glukosa (energi) di pembuluh darah, lebih dari setengah serat pada apel, ada di kulitnya.
- Perwatan Kulit. Mengkosumsi apel dan bisa anda tambah dengan madu dan susu yang dapat membantu kulit untuk nampak lebih bercahaya dan bersinar.
- Menambah Energi. Buah apel dapat membantu untuk manambah energi tubuh dan menghilangkan rasa lemah dan letih bekerja selam seharian. Dan apel juga bisa membantu meningkatkan berat badan dengan sehat.
- Menurunkan Kadar Kolestrol. Apel ternyata juga dapat Menurunkan Kadar Kolestrol, hal tersebut dikarenakan apel terdapat kadar LDL. Jika anda mengkosumsi apel secara rutin setiap hari atau 2 kali sehari, maka apel dapat mencegah kadar kolestrol sebanyak 16%.
- Mencegah Kanker. Penelitian menunjukkan bahwa apel mengandung sekelompok campuran yang berguna untuk mencegah perkembangbiakan sel-sel kanker di paru-paru dan pankreas. Setelah banyak percobaan dari berbagai studi, apel sangat baik untuk mencegah kanker. Baik itu kanker Payudara, Kanker hati, Kanker Usus, dan Kanker lainnya yang dapat mengganggu tubuh.
- Mengatasi Asma. Bagi penderita Penyakit Asma, anda juga dapat memanfaatkan buah apel sebagai obat alami. Bagi seorang ibu hamil yang sering mengkosumsi apel setiap hari, maka sangat jauh sekali anak yang dilahirkan nantinya akan terkena penyakit asma.
- Merawat Gigi. Serat yang terkandung di dalam apel dapat membersihkan gigi dan gusi dan mengurangi terjadinya gigi berlubang. Dan bagi anda yang sudah terkena gigi berlubang, bisa membaca tips ini Mengobati Sakit Gigi Berlobang.
- Menangkal Radikal Bebas. Kulit apel adalah salah satu sumber makanan terbaik penghasil zat yang dikenal dengan quercetin. Antioksidan potensial ini sangat mahir menghancurkan radikal bebas penyebab penyakit di dalam tubuh. Selain itu, juga membantu melawan peradangan yang dapat menyebabkan tanda-tanda penuaan dini. Dosis besar quercetin juga terbukti dapat mencegah infeksi pernafasan-atas pada pria yang sering berlatih di gym.
- Mencegah Penyakit Jantung dan Diabetes. Orang yang makan apel lebih sering, lebih kecil kemungkinannya terkena sindrom metabolisme sekelompok penyakit, Seperti darah tinggi, tingkat kolesterol yang meningkat dan lemak perut berlebihan, yang mana semua ini dapat memperbesar risiko seorang pria terkena penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Makan apel secara teratur juga mengurangi tingkat protein C-reaktif dalam darah, yang dapat juga menyebabkan penyakit yang telah disebutkan tadi.
- Baik untuk diet menurunkan berat badan. Apel sering digunakan dalam diet untuk menurunkan berat badan karena kandungan kalorinya yang rendah, hanya 50 kalori per 100 g buah segar. Ditambah lagi, apel tidak mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Apel justru banyak mengandung serat pangan yang dapat mempertahankan rasa kenyang lebih lama sehingga Anda bisa menghindari makan berlebihan. Serat ini juga melindungi membran mukosa dari paparan substansi beracun dengan mengikat senyawa penyebab kanker di usus besar. Apel juga mengandung vitamin B yang membantu kerja enzim dalam metabolisme tubuh. Vitamin ini pun diperlukan untuk membantu melepaskan energi yang berasal dari karbohidrat.
- Mencegah Dehidrasi. Apel terdiri dari 85% cairan. Makan satu apel ukuran sedang sama seperti minum 5 ons air. Konsumsi apel bisa membantu mencegah dehidrasi (kekurangan cairan tubuh).
- Menyehatkan sistem pencernaan. Konsumsi apel secara teratur dapat mengubah jumlah bakteri Clostridiales dan Bacteriodes dalam usus besar secara signifikan. Karena jumlahnya berubah, metabolisme pun berubah sehingga bahan bakar lebih banyak tersedia untuk sel usus besar. Apel juga membantu menyerap air di dalam usus dan melancarkan sistem pencernaan.
- Meningkatkan daya ingat. Penelitian dari University of Massachusetts Lowell menunjukkan bahwa apel membantu meningkatkan produksi senyawa kimia acetylcholine yang menjadi penghubung antar sel otak. Akibatnya, daya ingat bertambah dan dapat menurunkan risiko penyakit neudegeneratif pada orang berusia lanjut. Hal ini ditunjang dengan antioksidan pada apel yang mampu melindungi sel-sel otak dari kerusakan.
- Menjaga kesehatan mulut. Mengunyah apel segar dapat meningkatkan produksi air liur dalam mulut. Liur ini membantu mencegah bakteri jahat berkembang sehingga risiko kerusakan gigi dan mulut berkurang.
- Menurunkan risiko kanker paru. Salah satu penelitian di Hawaii bahkan menunjukkan bahwa konsumsi apel secara teratur dapat menurunkan risiko kanker paru hingga 40 sampai 50 persen. Studi lain di Harvard Medical School menunjukkan bahwa risiko kanker paru pada wanita menurun sebesar 21 persen. Meski demikian, peneliti belum bisa memastikan apakah ada faktor selain antioksidan yang membuat apel lebih menonjol daripada buah lain dalam hal ini.
Untuk mendapatkan semua khasiat buah apel, sebaiknya Anda memakan apel dengan kulitnya. Jangan lupa untuk mencuci apel dalam air mengalir hingga bersih untuk menghilangkan pestisida. berikut kandungan gizi dari buah apel.
Nilai kandungan gizi Apel per 100 g (3.5 oz)
- Energi 218 kJ (52 kcal)
- Karbohidrat 13,81 g
- Gula 10,39 g
- Diet serat 2,4 g
- Lemak 0,17 g
- Protein 0,26 g
- Air 85,56 g
- Vitamin A equiv. 3 mg (0%)
- Thiamine (Vit. B1) 0.017 mg (1%)
- Riboflavin (Vit. B2) 0,026 mg (2%)
- Niacin (Vit. B3) 0,091 mg (1%)
- Asam pantotenat (B5) 0,061 mg (1%)
- Vitamin B6 0,041 mg (3%)
- Folat (B9 Vit.) 3 mg (1%)
- Vitamin C 4.6 mg (8%)
- Kalsium 6 mg (1%)
- Zat Besi 0,12 mg (1%)
- Magnesium 5 mg (1%)
- Fosfor 11 mg (2%)
- Kalium 107 mg (2%)
- Seng 0,04 mg (0%)
Buah Apel ini dikenal kaya dengan kandungan fitonutrien serta anti oksidan flavonoid dan folifenol. Total kandungan kekuatan anti oksidan (nilai ORAC) dalam 100 apel mencapai 5900 TE. Flavonoid yang ada di dalam apel di antaranya quercetin, epicatechin, dan procyanidin B2.
Kandungan gizi apel berukuran sedang atau sekitar 182 gram. menunjukkan bahwa buah apel bebas dari lemak, sodium dan kolesterol. Sebuah apel berukuran sedang mengandung 4 gram serat makanan, yang dapat memenuhi sekitar 17% asupan serat harian yang disarankan. Masih dengan takaran yang sama, apel mampu menyediakan 14% kebutuhan harian vitamin C Anda. Vitamin C dan beta karotin yang merupakan anti oksidan alami pun banyak terdapat dalam apel. Buah ini juga merupakan sumber vitamin B kompleks seperti riboflavin, thianmin, dan pyridoksin (vitamin B6). Ada juga kandungan potasium, fosfor, dan kalsium meski dalam jumlah kecil.
Berikut Tabel dari Kandungan Gizi Apel
Banyak jenis apel yang beredar luas di pasaran, beberapa di antaranya adalah apel asli Indonesia. Sementara yang lain diimpor dari beberapa negara lain. Nah, beberapa jenis apel berikut pasti pernah kamu konsumsi salah satunya. Apel-apel ini bisa didapatkan di kios buah, pasar, atau supermarket di tempatmu.
Berikut 10 jenis apel yang beredar luas di pasaran Indonesia yang dirangkum brilio.net, Selasa (8/12).
1. Apel Anna
foto: ayopetikapel.blogspot.com
Apel ini merupakan salah satu apel favorit dari Batu, Malang. Bentuk dan warnanya mirip apel impor. Warna kulit apel Anna kalau tua merah tua dan bisa merata. Sedang selagi muda, hijau kemudian berubah hijau kekuningan semburat merah kalau mulai tua. Warna kulit inilah salah satu daya tarik apel Anna.
2. Rome Beauty
foto: www.instagram24.com
Apel ini banyak dibudidayakan di Malang dan terkenal sebagai Apel Malang. Apel Rome Beauty memiliki karakteristik kulit yang berwarna hijau dengan semburat merah, rasanya agak manis, dan warna dagingnya putih kehijauan. Sedangkan Apel Manalagi memiliki karakteristik kulit yang berwarna kuning kehijauan, rasa manis dan aroma kuat, serta warna daging putih kekuningan.
3. Manalagi ceri
foto: www.furisuka.com
Apel Manalagi Ceri merupakan apel manalagi yang berukuran lebih kecil. Apel ini juga tak kalah digemari dari Apel Manalagi.
4. Golden delicious
foto: faitmaisonblog.com
Apel ini berasal dari Amerika. Warna kulitnya kuning, daging buah sedikit keras, berair, dan rasanya sedikit asam. Apel ini enak untuk dimakan ketika segar, dibuat pai, dan saus apel.
5. Granny smith
foto: en.wikipedia.org
Apel ini berasal dari Australia dengan warna kulit hijau. Apel ini berair dengan rasa asam dan ukurannya sedang. Apel inilah yang sangat rentang tercemar baketri Listeria monocytogenes yang berbahaya untuk kesehatan.
6. Apel Manalagi
foto: istanakeripiknikmat.blogdetik.com
Apel Manalagi mempunyai warna buah tetap hijau kekuningan walaupun sudah matang. Buahnya berbentuk jorong, pangkal dan pucuk berlekuk dalam. Jenis apel ini mempunyai pori kulit buah yang nyata, halus dan renggang. Rasa apel ini segar dan mempunyai aroma yang kuat.
Tanaman ini berasal dari Pegunungan Caucasus di Asia Barat dan Eropa Timur. Namun untuk apel jenis Manalagi berasal dari Desa Gandon, Kecamatan Batu, Malang, yang merupakan pusat apel di Indonesia.
7. Princess Noble
foto: ayopetikapel.blogspot.com
Apel ini disebut juga apel hijau atau Apel Australia. Ciri khasnya terletak pada warna kulit buah yang tetap hijau kekuningan meskipun sudah masak. Buahnya berbentuk agak bulat dengan lekukan di bagian ujung relatif dalam. Berat rata-rata tiap buah sekitar 175 g.
8. Fuji
foto: evergreenshoponline.com
Apel Fuji berwarna merah muda hampir di seluruh permukaan kulitnya. Apel Fuji pertama kali dikembangkan di Jepang pada era 1930-an, merupakan hasil seleksi dari silangan antara Red Delicious dan Ralls Janet. Sejak diperkenalkan, Apel Fuji langsung populer di Jepang, Korea, Tiongkok, dan Amerika Serikat. Hal ini karena Apel Fuji memiliki rasa yang sangat lezat dan memiliki kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya.
9. Royal gala
foto: www.publicdomainpictures.net
Apel ini berasal dari Selandia Baru. Warna kulitnya kuning dengan garius-garis berwarna merah jambu, berair, daging buah keras, manis, dan beraroma tajam.
10. Apel Washington
foto: www.tingtongting.com
Apel ini berasal dari Amerika, warna kulitnya merah bergaris-garis. Daging buahnya lunak dan rasanya manis sedikit asam. Apel ini sangat mudah kamu dapatkan di pasaran Indonesia.
Sumber: USDA Nutrient database (Persentase yang relatif ke US rekomendasi untuk orang dewasa.)
Sign up here with your email












ConversionConversion EmoticonEmoticon